Macam-Macam
Majas dan Contohnya
Majas atau disebut juga gaya bahasa adalah pemanfaatan ragam bahasa
untuk memperoleh efek-efek tertentu.Majas dapat dibedakan menjadi 4 jenis,
yaitu :
- Majas perbandingan
- Majas sindiran
- Majas penegasan
- Majas pertentangan
Macam-macam majas perbandingan dan contohnya
1. Alegori, yaitu jenis majas yang menyatakan suatu perasaan melalui kiasan atau penggambaran.Contoh : Hidup ini diumpamakan seperti perahu yang tengah berlayar di lautan; suami sebagai nahkoda,dan istri sebagai juru mudi gelombang
2. Hiperbola, yaitu macam majas yang mengungkapkan sesuatu dengan cara yang berlebih-lebihan atau dibesar-besarkan dari kenyataannya.
Contoh : Jeritan anak itu seakan memecah telinga,
Contoh puisi :
Walaupun
mentari membakar kulitku,
aku
akan terus berjalan mencari cintamu
Meski
tenggorokanku kering kerontang menahan dahaga,
aku
akan tetap brdiri dibawah teriknya mentari menantimu
Biar
peluru menembus dadaku,
akan
kuperjuangkan detak jantungku
untuk
tetap berdetak sampai aku melihat wajahmu yang ayu.
3. Metafora, yaitu gaya bahasa yang membandingkan suatu benda dengan benda lain karena mempunyai sifat yang sama atau hampir sama.
Contoh: raja siang : matahari, dewi malam : bulan.
Contoh puisi :
Kami adalah anak kampung
Kami adalah anak dusun
Kami adalah anak yang
tumbuh diantara suburnya rasa bergotong royong dan manisnya tutur sapa akrab
antar orang kampung satu dan lainnya..
4. Metonimia, yaitu gaya bahasa dengan mengambil nama/benda lain yang menjadi merek, ciri khas, atau atribut.
Contoh : memang nyaman tidur diatas afrika. (Africa : Merk karpet)
5. Personifikasi, Pengungkapan bahasa dengan menggunakan perilaku manusia yang diberikan kepada selain manusia.
Contoh :
·
Awan itu berjalan pelan menuju arah selatan.
·
Angin
membelai wajah Rani yang sedang tertidur pulas di bale-bale.
·
Matahari
sedang cemberut, karena itu langit mendung tidak ceria.
·
Hujan
memeluk mereka yang sedang bersedih dan menyembunyikan air mata di pipi mereka
melalui tetesnya yang syahdu.
·
Jalanan
menggila dan menyodorkan mereka penat, terutama di jam-jam macet yang menggila.
·
Bulan
menjanjikan keteduhan hati bagi mereka yang sedang mencinta.
·
Mobil
begitu ribut dan berebut jalan terutama di jam pulang kantor.
·
Televisi
menyajikan sarapan berita setiap harinya, baik itu berita buruk maupun baik.
·
Bunga
sakura menggelitik mataku dengan warna mereka yang cerah dan hangat.
·
Tanah
merindukan setiap manusia, saat kita hidup kita menginjakknya, tetapi kelak
kita akan lebur di dalamnya.
·
Ada
banyak puisi yang memeluk mereka yang sedang patah hati.
·
Lirik
lagu itu menembak ulu hatiku.
·
Badai
berjalan-jalan di tanah yang datar dan membuat semuanya berantakan, porak-poranda.
Contoh
puisi :
Aku ingin mencintaimu
seperti sendok yang mencintai garpu
Aku akan selalu setia
kepadamu seperti sikat pasta gigi yang setia kepada sikat gigi.
Aku selalu berkorban
untukmu seperti lilin yang mengorbankan dirinya meleleh demi menjaga supaya api
tetap bisa menyala
6. Eufimisme, yaitu menyatakan sesuatu yang dianggap kasar/tidak sopan dengan bahasa yang lebih halus.
Contoh : Tunasusila : pelacur, Belakang : WC, dll
7. Litotes, yaitu ungkapan bahasa yang merendah dengan tujuan rendah diri/tidak sombong.
Contoh : Kalau main ke Jogja silahkan mampir di gubug saya. (gubug : rumah)
8. Pars pro toto, yaitu pengungkapan sebagian objek untuk keseluruhan.
Contoh : Semenjak diejek kemarin, si Suto tidak kelihatan batang hidungnya lagi.
9. Totum pro parte, merupakan kebalikan dari Pars pro toto. Yaitu penggunaan keseluruhan objek untuk mengungkapkan sebagian saja.
contoh : Kemarin, Indonesia menang 10-0 melawan Spanyol saat bertanding bola. (Sebenarnya cuma Timnas saja yang main bukan Indonesia)
10. Majas Asosiasi, adalah majas yang menggunakan perbandingan dua benda. Menggunakan kata kunci : seperti, ibarat, bagaikan, laksana, bak, dan sebagainya.
Contoh puisi :
Oh bangsa tercintaku..
Bangsa
yang terombang - ambing oleh badai politik nasional yang tidak berujung
Membuat
bangsaku ini laksana berada di ujung tanduk sebuah kehancuran
Bangsaku..tanah
airku..bangsa yang kaya namun kurasakan betapa sulitnya mencari sebutir nasi di
negeri sendiri ini..
Macam-macam majas sindiran dan contohnya
1. Ironi, yaitu suatu sindiran dengan menyatakan kebalikan dari kenyataanya.
Contoh : Tulisanmu indah sekali seperti tauge kehujanan.
2. Sinisme, yaitu kalimat sindiran yang bersifat mencemooh/mengejek. (Lebih kasar sedikit dari ironi)
Contoh : Kamu kan sudah pinter, ngapain harus belajar.
3. Sarkasme, Ungkapan sindiran yang kasar dan menyakitkan hati.
Contoh : Dasar otak udang, dijelasin berkali-kali tetep aja gak ngerti.
Macam-macam majas Penegasan dan contohnya
1. Pleonasme, yaitu penambahan keterangan pada kalimat yang sudah jelas maksudnya. Contoh : Dina, silahkan maju ke depan!
2. Tautologi, yaitu pengulangan kata dengan menggunakan sinonimya.
Contoh : Dik, saya sayang dan cinta kamu..
3. Klimaks, pengungkapan kata berturut turut dari terendah meningkat sampai keatas yang lebih tinggi kualitasnya.
Contoh : Anak sekolah dari SD, SMP, SMA semuanya mengikuti upacara 17 agustus.
4. Antiklimaks, merupakan kebalikan dari klimaks. yaitu pengungkapan sesuatu berturut-turut yang makin lama makin menurun.
Contoh : Para wakil rakyat, dari Presidan, gubernur,Bupati bahkan para camat pun ikut takziyah kerumah mendiang Bapak mantaan presiden.
Macam-macam majas pertentangan beserta contohnya
1. Paradoks, yaitu ungkapan yang menyatakan dua hal yang seolah-olah berlawanan, namun sesungguhnya keduanya benar.
Contoh : hatinya sunyi tinggal di kota jakarta yang ramai.
2. Antitesis, yaitu suatu ungkapan yang menggunakan dua kata yang berlawanan arti antara satu dengan yang lainnya.
Contoh : Susah senang kita tanggung berdua..
3.
Kontradiksi interminus, yaitu pernyataan yang bersifat bertolak
belakang dengan pernyataan yang telah disebutkan pada bagian sebelumnya.
Contoh : Semua manusia masuk surga, kecuali yang tidak mau.
Contoh : Semua manusia masuk surga, kecuali yang tidak mau.
contoh:
-merokok itu merusak ksehatan, tetapi si perokok tidak dapat menghentikan kebiasaannya. Maka muncullah pabrik-pabrik rokok karena untungnya banyak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar