Ø PENGERTIAN CERPEN
Cerpen
(cerita pendek) adalah karya sastra yang
berbentuk prosa.
Ø UNSUR-UNSUR
INTRINSIK
v Tema : Pokok permasalahan cerita yang bersifat tersirat dan dapat dipahami
setelah memahami keseluruhan cerita.
v Alur (Plot) : Rangkaian cerita/peristiwa dari permulaan, pertikaian, perumitan,
puncak peleraian, hingga akhir.
v Tokoh (pelaku) : individu rekaan yang mengalami peristiwa dalam cerita.
v Latar (setting) : tempat dan waktu terjadinya peristiwa.
v Sudut Pandang
(point Of View) : Tata cara pengarang
mengambil posisi dalam bercerita.
v Amanat : Pesan yang ingin di sampaikan pengarang kepada pembaca.
Si Jago Merah
Suatu malam, seusai belajar dan menyiapkan keperluan sekolah, aku tidak
langsung tidur, melainkan menonton Televisi dan mendengarkan musik terlebih
dahulu.
“Wah, enggak terasa sudah hampir tengah malam! Padahal besok harus bangun
pagi.” Kataku.
Memang saat itu jam sudah menunjukkan pukul 23.45 WIB. tapi aku tak
kunjung tidur. Aku pun mencari cara supaya bisa cepat tidur yaitu dengan
mendengarkan musik-musik klasik. Di tengah alunan musik klasik yang lembut dan
enak di dengar itu, akupun tertidur pulas. Tak lama kemudian, Tok.. tok.. tok…
suara yang membuatku terbangun dari tidurku .
“itu suara apa sih? Masak iya dini hari kayak gini ada yang mengetuk
pintu? Ahh.. mungkin tadi aku salah dengar.” Ucapku.
Lalu aku melanjutkan tidur. Tak lama kemudian suara ketukan itu semakin
keras. Sampai seisi rumah terbangun. Orang tuaku buru-buru membukakan pintu.
“Ada apa?” kata ayahku.
“iii…iiiitt… iiituuu tempat kerja belakang rumah kebakaran” kata
tetanggaku dengan nada panik.
Tanpa basa basi aku dan orang tuaku buru-buru lari ke belakang rumah,
sampai-sampai lupa memakai sendal. Api berkobar dimana-mana, ternyata yang
kebakaran itu tempat kerja kakak ku. Semuanya hangus di lalap si jago merah.
“cepat ambilkan air!” ucap kakak ku.
Semua orang panik untuk memadamkan api.
“ini airnya! Buruan dipadamkan sebelum apinya meluas!” kata salah satu tetanggaku.
1 jam kemudian api berhasil di padamkan. Semua orang tampak lega.
Tiba-tiba ada mobil pemadam kebakaran yang datang.
“katanya disini ada kebakaran, dimana pak?” kata bapak pemadam kebakaran
itu.
“oh.. itu pak disitu, tapi sudah berhasil di tangani.” Kata tetanggaku.
“syukurlah kalau begitu, itu penyebabnya apa ya? Kok bisa terjadi
kebakaran?” Tanya bapak pemadam lagi.
“tadi saya melihat ada anak-anak yang lewat sambil bermain korek api di
dekat situ, tanpa sengaja batang korek api yang menyala mengenai kayu.” Jawab
tetanggaku.
“oh.. baiklah. Terima kasih pak atas informasinya.” Kata bapak pemadam.
Setelah itu, aku dan ibuku pulang. Dan segera menyiapkan menu makanan
buat sahur. “untung saja belum imsyak!” kataku. Setelah makan sahur, aku kembali
tidur.
“hahh… apaa?? Udah jam segini?” ucapku kaget.
Aku buru-buru mandi dan berangkat sekolah. Untung saja, sampai di sekolah
aku belum telat. Hehehe… memang deh hari itu hari yang paling mengejutkan,
soalnya banyak peristiwa yang tidak pernah aku duga sebelumnya.
Unsur-unsur intrinsik dalam cerpen :
a. Tema : Kebakaran
b. Alur : maju
c. Tokoh : Aku, Ayah,
Ibu, Kakak, salah satu tetangga, dan bapak pemadam kebakaran.
d. –Latar tempat: Di
rumah,dan di belakang rumah.
-Latar waktu : Dini
hari
-Latar suasana :
Panik
e. Sudut pandang :
orang pertama, sabagai pelaku utama.
f. Amanat : -Jangan
ceroboh
-selalu membantu dan
tolong menolong antar sesama.
-Jangan sepelekan
hal kecil, karna hal kecil itu bisa menjadi besar, dan menjadi bumerang bagi
kita sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar