Rabu, 26 Februari 2014

Cerpen

Ø PENGERTIAN CERPEN
Cerpen  (cerita  pendek)  adalah  karya sastra yang  berbentuk  prosa.

Ø UNSUR-UNSUR INTRINSIK
v  Tema : Pokok permasalahan cerita yang bersifat tersirat dan dapat dipahami setelah memahami keseluruhan cerita.
v  Alur (Plot) : Rangkaian cerita/peristiwa dari permulaan, pertikaian, perumitan, puncak peleraian, hingga akhir.
v  Tokoh (pelaku) : individu rekaan yang mengalami peristiwa dalam cerita.
v  Latar (setting) : tempat dan waktu terjadinya peristiwa.
v  Sudut Pandang (point Of View) : Tata cara pengarang mengambil posisi dalam bercerita.
v  Amanat : Pesan yang ingin di sampaikan pengarang kepada pembaca.


*   CERPEN :
Si Jago Merah
Suatu malam, seusai belajar dan menyiapkan keperluan sekolah, aku tidak langsung tidur, melainkan menonton Televisi dan mendengarkan musik terlebih dahulu.
“Wah, enggak terasa sudah hampir tengah malam! Padahal besok harus bangun pagi.” Kataku.
Memang saat itu jam sudah menunjukkan pukul 23.45 WIB. tapi aku tak kunjung tidur. Aku pun mencari cara supaya bisa cepat tidur yaitu dengan mendengarkan musik-musik klasik. Di tengah alunan musik klasik yang lembut dan enak di dengar itu, akupun tertidur pulas. Tak lama kemudian, Tok.. tok.. tok… suara yang membuatku terbangun dari tidurku .
“itu suara apa sih? Masak iya dini hari kayak gini ada yang mengetuk pintu? Ahh.. mungkin tadi aku salah dengar.” Ucapku.
Lalu aku melanjutkan tidur. Tak lama kemudian suara ketukan itu semakin keras. Sampai seisi rumah terbangun. Orang tuaku buru-buru membukakan pintu.
“Ada apa?” kata ayahku.
“iii…iiiitt… iiituuu tempat kerja belakang rumah kebakaran” kata tetanggaku dengan nada panik.
Tanpa basa basi aku dan orang tuaku buru-buru lari ke belakang rumah, sampai-sampai lupa memakai sendal. Api berkobar dimana-mana, ternyata yang kebakaran itu tempat kerja kakak ku. Semuanya hangus di lalap si jago merah.
“cepat ambilkan air!” ucap kakak ku.
Semua orang panik untuk memadamkan api.
“ini airnya! Buruan dipadamkan sebelum apinya meluas!” kata salah satu tetanggaku.
1 jam kemudian api berhasil di padamkan. Semua orang tampak lega. Tiba-tiba ada mobil pemadam kebakaran yang datang.
“katanya disini ada kebakaran, dimana pak?” kata bapak pemadam kebakaran itu.
“oh.. itu pak disitu, tapi sudah berhasil di tangani.” Kata tetanggaku.
“syukurlah kalau begitu, itu penyebabnya apa ya? Kok bisa terjadi kebakaran?” Tanya bapak pemadam lagi.
“tadi saya melihat ada anak-anak yang lewat sambil bermain korek api di dekat situ, tanpa sengaja batang korek api yang menyala mengenai kayu.” Jawab tetanggaku.
“oh.. baiklah. Terima kasih pak atas informasinya.” Kata bapak pemadam.
Setelah itu, aku dan ibuku pulang. Dan segera menyiapkan menu makanan buat sahur. “untung saja belum imsyak!” kataku. Setelah makan sahur, aku kembali tidur.
“hahh… apaa?? Udah jam segini?” ucapku kaget.
Aku buru-buru mandi dan berangkat sekolah. Untung saja, sampai di sekolah aku belum telat. Hehehe… memang deh hari itu hari yang paling mengejutkan, soalnya banyak peristiwa yang tidak pernah aku duga sebelumnya.

Unsur-unsur intrinsik dalam cerpen :
a.   Tema : Kebakaran
b.   Alur : maju
c.   Tokoh : Aku, Ayah, Ibu, Kakak, salah satu tetangga, dan bapak pemadam kebakaran.
d.   –Latar tempat: Di rumah,dan di belakang rumah.
-Latar waktu : Dini hari
-Latar suasana : Panik
e. Sudut pandang : orang pertama, sabagai pelaku utama.
f. Amanat : -Jangan ceroboh
-selalu membantu dan tolong menolong antar sesama.

-Jangan sepelekan hal kecil, karna hal kecil itu bisa menjadi besar, dan menjadi bumerang bagi kita sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar